Showing posts with label Body Scrub. Show all posts
Showing posts with label Body Scrub. Show all posts

Tuesday, November 13, 2012

FAMEUX Whitening Body Scrub with Cherry Blossom Scent



slight information about the product
Fameux body scrub dengan butiran scrub yang lembut mampu mengangkat sel kulit mati sekaligus melembabkan kulit menjadikannya lembut, halus, & segar, dengan aroma cherry blossom yang memikat.



directions
Aplikasikan pada kulit dan gosok dengan gerakan memutar kemudian bilas hingga bersih.



ingredients
Water, Paraffinum Liquidum, Stearic Acid, Talc, Polyethylene, Olea Europaea Fruit Oil, Glycerin, Carbomer, Trithanolamine, Lactic Acid, Fragrance, Nonfat Dry Milk Extract, Methylparaben, CI 14720



NY’s thoughts..
Packagingnya mewah. Tulisan dan logonya juga sophisticated. Sayang cuma ada satu varian aja untuk body scrubnya. Wanginya sama kaya CranberryJoy Shower Gel , bau berry yang asam dan sedikit kurang jelas jenis berry apa. Agak aneh sih sebenernya, karena jelasjelas katanya ini wangi Cherry Blossom.

Gw sangka warna scrub bakalan sama kaya warna kemasannya yang soft pink . Nyatanya, warna scrub lavender. Kemasannya ga full terisi, sekitar duapertiganya doang paling. Pas buka tutup hatihati karena ga ada penyekat, langsung ketemu sama scrubnya. Dan karena scrubnya cair, jadi suka ada scrub yang ikut lompat keluar kalo dipuka dalam keadaan miring atau ga hatihati.



Teksturnya super buttery, cair, mirip putih telur di blender, ngembang. Kalo pada bilang CempakaBali Spa encer, ini lebih encer lagi. Jadinya pas dipake bikin kulit merah, kurang creamy, jadi ga ada pelumas pas digosok ke badan. Lebih baik dipake dalam keadaan kulit basah, biar merah akibat gosokan bisa dikurangi efeknya.



Butir scrubnya sangat halus. Saking halusnya jadi ga berasa itu additional, ngeblend sama teksturnya.
Sempet underestimate, ternyata malah hasilnya berkebalikan, daki yang rontok warnanya lebih gelap daripada pake de Boreh Shop Exfoliant Body Scrub. Tapi memang makan waktu lebih lama dengan kekuatan gosokan lebih kalo di banding de Boreh.

Aftereffect, bikin kulit halus tapi kering dan merahmerah akibat digosoknya harus kenceng. Wanginya cukup lama lingering. Putihnya ga gitu dapet, cuma berasa bersih soalnya banyak kulit mati yang warnanya dekil keangkat.




WHERE TO BUY
Toko kosmetik, online shop. I bought mine @ Toko Mahmud.
PRICE
IDR33200, for 250gr.
REPURCHASE?
Nope. Pricey and the texture too buttery for a body scrub.
11/13/2012 08:00:00 AM Unknown
FAMEUX Whitening Body Scrub with Cherry Blossom Scent



slight information about the product
Fameux body scrub dengan butiran scrub yang lembut mampu mengangkat sel kulit mati sekaligus melembabkan kulit menjadikannya lembut, halus, & segar, dengan aroma cherry blossom yang memikat.



directions
Aplikasikan pada kulit dan gosok dengan gerakan memutar kemudian bilas hingga bersih.



ingredients
Water, Paraffinum Liquidum, Stearic Acid, Talc, Polyethylene, Olea Europaea Fruit Oil, Glycerin, Carbomer, Trithanolamine, Lactic Acid, Fragrance, Nonfat Dry Milk Extract, Methylparaben, CI 14720



NY’s thoughts..
Packagingnya mewah. Tulisan dan logonya juga sophisticated. Sayang cuma ada satu varian aja untuk body scrubnya. Wanginya sama kaya CranberryJoy Shower Gel , bau berry yang asam dan sedikit kurang jelas jenis berry apa. Agak aneh sih sebenernya, karena jelasjelas katanya ini wangi Cherry Blossom.

Gw sangka warna scrub bakalan sama kaya warna kemasannya yang soft pink . Nyatanya, warna scrub lavender. Kemasannya ga full terisi, sekitar duapertiganya doang paling. Pas buka tutup hatihati karena ga ada penyekat, langsung ketemu sama scrubnya. Dan karena scrubnya cair, jadi suka ada scrub yang ikut lompat keluar kalo dipuka dalam keadaan miring atau ga hatihati.



Teksturnya super buttery, cair, mirip putih telur di blender, ngembang. Kalo pada bilang CempakaBali Spa encer, ini lebih encer lagi. Jadinya pas dipake bikin kulit merah, kurang creamy, jadi ga ada pelumas pas digosok ke badan. Lebih baik dipake dalam keadaan kulit basah, biar merah akibat gosokan bisa dikurangi efeknya.



Butir scrubnya sangat halus. Saking halusnya jadi ga berasa itu additional, ngeblend sama teksturnya.
Sempet underestimate, ternyata malah hasilnya berkebalikan, daki yang rontok warnanya lebih gelap daripada pake de Boreh Shop Exfoliant Body Scrub. Tapi memang makan waktu lebih lama dengan kekuatan gosokan lebih kalo di banding de Boreh.

Aftereffect, bikin kulit halus tapi kering dan merahmerah akibat digosoknya harus kenceng. Wanginya cukup lama lingering. Putihnya ga gitu dapet, cuma berasa bersih soalnya banyak kulit mati yang warnanya dekil keangkat.




WHERE TO BUY
Toko kosmetik, online shop. I bought mine @ Toko Mahmud.
PRICE
IDR33200, for 250gr.
REPURCHASE?
Nope. Pricey and the texture too buttery for a body scrub.

Thursday, July 19, 2012

Di postingan gw sebelumnya udah ada sedikit cerita tentang asal muasal dari ke empat produk body scrub – lulur yang bakal gw sedikit review di post ini. Sebenernya gw juga belum pake keempat produk ini secara menyeluruh, gw cuma coba pake di tangan  untuk tau which one really works on my skin.


Selain Cempaka Bali Spa dan Purbasari, kedua produk sisanya baru gw temui dan pakai. Bahkan, de Boreh sama sekali ga direncanakan untuk dibeli, Cuma garagara SPG di Toko Mahmud bilang, “ini juga bagus loh Mbak”, akhirnya tergoda juga.

Dan malahan gw menemukan my next Holy Grail product for Body Care Line! Setelah gw menobatkan Wardah Body Butter Passion Fruit , ini kali kedua gw melakukan penobatan HG.


slight comparison among the products
dari segi ukuran, Cempaka Bali Spa menempati urutan pertama dengan jar terbesar dan terkecil adalah Sahara. Setelah Cempaka Bali Spa ada de Boreh. Cempaka Bali Spa sama de Boreh ada di range ukuran jar yang sama, sedangkan Sahara dan Purbasari punya ukuran yg relatif mirip dan jauh kalo dibandingkan dengan kedua produk yang telah disebutkan duluan.




dari segi harga, berbanding terbalik dengan ukuran jar nya yang paling besar, Cempaka Bali Spa harganya hamper semurah Purbasari dan Sahara. de Boreh paling mahal, tapi menurut gw masih sangat sangaaaat sangat masuk akal, or lets say it as super cheap price, dibawah IDR15K untuk 250gr body scrub. Kalo dilihat dari perbandingan besar kemasan, tekstur dari isinya, dan harga yang ditawarkan, termurah versi gw adalah Cempaka Bali Spa dan termahal adalah Sahara. Harga Sahara memang paling murah, under IDR5K, tapi kalo teksturnya paling cair disbanding dengan ketiga lainnya.

dari segi tekstur, bisa dilihat dari swatches di bawah. Dari kiri ke kanan :
  • Cempaka Bali Spa Jasmine Body Scrub 
  • de Boreh Green Tea 
  • Purbasari Lulur Mandi Putih 
  • Sahara Olive Oil Body Scrub

Terlihat di foto, Cempaka Bali Spa punya tekstur yang sama dengan Purbasari Lulur Mandi putih, keduanya samasama memiliki tekstur yang paling padat dibanding yang lain. Bedanya, Cempaka Bali Spa harus di apply dalam keadaan kulit yang sudah dibasahi air, sedangkan Purbasari Lulur Mandi Putih justru sebaliknya, harus di apply  dalam keadaan kulit kering. Butiran scrub yang terkandung di kedua produk ini samasama kecil, tapi banyak butiran scrub yang terkandung di Purbasari sedikit lebih banyak di banding dengan Cempaka Bali Spa. Tekstur de Boreh lebih seperti jelly disbanding Sahara yang lebih dekat dengan tekstur liquid. Kandungan butiran scrub di Sahara jauh lebih banyak di banding dengan de Boreh, meskipun Sahara lebih cair dari segi tekstur.


Dari segi fragrance, Cempaka Bali Spa wangi jasmine dicampur citrus dengan bau yang cukup strong. Purbasari Lulur Mandi wanginya standar seperti lulur local lain. Sahara Olive Oil wangi zaitunnya soft , lebih ringan dibanding dengan seri olivenya wardah. De Boreh wangi green tea yang soft, really soft. Kalo diurutin, gw suka de Boreh, Sahara, Cempaka Bali Spa, dan terakhir Purbasari.


Dari segi tampilan, jelas de Boreh juara. Dengan warna ijo-biru pastelnya ditambah dengan ada butirbutiran hitam yang ternyata biji strawberry, terus teksturnya yg mirip jelly bikin body scrub de Boreh terlihat seperti produk mahal! Kemasannya juga cukup catchy, berasa beli produk body care Negara barat sana.



Dari segi aftereffect pemakaian, tebak? Harusnya readers bias nebak mana yang paling OK diliat dari teksturnya aja.

Cempaka Bali Spa ini adalah jar kedua gw setelah yang coconut. Di posting MY JULY 2012 Routine gw, udah gw review sedikit kalo si Cempaka Bali Spa ini gw jadiin masker badan karena terkturnya yg sangat ruiny. Ternyata untuk varian yang jasmine, meskipun samasama bikin kulit kering dan terlampau keset setelah perontokan daki, tekstur varian jasmine lebih kental dari yang coconut. Cuma ya itu tadi, karena kurang creamy dan terlampau kecilnya scrub, kulit gw memanas habis luluran garagara gada pelumas saat gw gosokgosok ini lulur. So, Cempaka Bali Spa tetap akan gw jadikan sebagai masker badan aja. Cuma efek mencerahkannya lumayan heboh, baru gosok beberapa kali, langsung keliatan cerahnya.

Purbasari teksturnya hamper sama dengan Cempaka bali Spa, tapi untuk urusan ngerontokin daki, Purbasari ga semenyakitkan Cempaka Bali Spa. Gosok ga terlalu keras daki udah keluar. Cuma kulit tetep sama keringnya dengan setelah pake Cempaka Bali Spa. Efek mencerahkannya ga sebagus Cempaka Bali Spa. Warna daki yang rontok masih putih, ga bias dibedain itu sebenrnya kulit mati yang ke angkat atau lulurnya yang ngelotok.

Sahara dan de Boreh samasama punya efek yang biking gw tercengang. Pas gw apply dan gosok dikit, duaduanya samasama mengangkat daki ga pake lama, ga pake perih gosoknya. Dan daki yang keluar warnanya coklat kehitaman! Woowww, beneran kulit mati yang keluar kali yaaa~~ Bedanya Sahara mengangkat daki lebih banyak, tapi de Boreh bikin kulit kenyal dan moist habis semua daki ke angkat. Meskipun belum dibilas loh! de Boreh efek mencerahkannya lebih kentara disbanding Cempaka Bali Spa. Pantes aja sih, de Boreh memang ada tulisan exfoliantnya di kemasan.


Dengan wanginya yang soft, warnanya yang elegant , harganya yang muraaaaah, dan aftereffect nya yang berasa kaya langsung dipakein body butter saking glowy + moistnya, gw menobatkan si de Boreh Body Scrub sebagai my Holy Grail for Body Scrub product!



NY's thought..
my rank,
  1. de Boreh Green Tea Body Scrub
  2. Sahara Olive Oil Body Scrub
  3. Cempaka Bali Spa Jasmine Budy Scrub
  4. Purbasari Lulur Mandi Putih

REPURCHASE ?
hmm, de Boreh, Sahara, and Cempaka Bali Spa yes. Nope for Purbasari.



7/19/2012 02:19:00 PM Unknown
Di postingan gw sebelumnya udah ada sedikit cerita tentang asal muasal dari ke empat produk body scrub – lulur yang bakal gw sedikit review di post ini. Sebenernya gw juga belum pake keempat produk ini secara menyeluruh, gw cuma coba pake di tangan  untuk tau which one really works on my skin.


Selain Cempaka Bali Spa dan Purbasari, kedua produk sisanya baru gw temui dan pakai. Bahkan, de Boreh sama sekali ga direncanakan untuk dibeli, Cuma garagara SPG di Toko Mahmud bilang, “ini juga bagus loh Mbak”, akhirnya tergoda juga.

Dan malahan gw menemukan my next Holy Grail product for Body Care Line! Setelah gw menobatkan Wardah Body Butter Passion Fruit , ini kali kedua gw melakukan penobatan HG.


slight comparison among the products
dari segi ukuran, Cempaka Bali Spa menempati urutan pertama dengan jar terbesar dan terkecil adalah Sahara. Setelah Cempaka Bali Spa ada de Boreh. Cempaka Bali Spa sama de Boreh ada di range ukuran jar yang sama, sedangkan Sahara dan Purbasari punya ukuran yg relatif mirip dan jauh kalo dibandingkan dengan kedua produk yang telah disebutkan duluan.




dari segi harga, berbanding terbalik dengan ukuran jar nya yang paling besar, Cempaka Bali Spa harganya hamper semurah Purbasari dan Sahara. de Boreh paling mahal, tapi menurut gw masih sangat sangaaaat sangat masuk akal, or lets say it as super cheap price, dibawah IDR15K untuk 250gr body scrub. Kalo dilihat dari perbandingan besar kemasan, tekstur dari isinya, dan harga yang ditawarkan, termurah versi gw adalah Cempaka Bali Spa dan termahal adalah Sahara. Harga Sahara memang paling murah, under IDR5K, tapi kalo teksturnya paling cair disbanding dengan ketiga lainnya.

dari segi tekstur, bisa dilihat dari swatches di bawah. Dari kiri ke kanan :
  • Cempaka Bali Spa Jasmine Body Scrub 
  • de Boreh Green Tea 
  • Purbasari Lulur Mandi Putih 
  • Sahara Olive Oil Body Scrub

Terlihat di foto, Cempaka Bali Spa punya tekstur yang sama dengan Purbasari Lulur Mandi putih, keduanya samasama memiliki tekstur yang paling padat dibanding yang lain. Bedanya, Cempaka Bali Spa harus di apply dalam keadaan kulit yang sudah dibasahi air, sedangkan Purbasari Lulur Mandi Putih justru sebaliknya, harus di apply  dalam keadaan kulit kering. Butiran scrub yang terkandung di kedua produk ini samasama kecil, tapi banyak butiran scrub yang terkandung di Purbasari sedikit lebih banyak di banding dengan Cempaka Bali Spa. Tekstur de Boreh lebih seperti jelly disbanding Sahara yang lebih dekat dengan tekstur liquid. Kandungan butiran scrub di Sahara jauh lebih banyak di banding dengan de Boreh, meskipun Sahara lebih cair dari segi tekstur.


Dari segi fragrance, Cempaka Bali Spa wangi jasmine dicampur citrus dengan bau yang cukup strong. Purbasari Lulur Mandi wanginya standar seperti lulur local lain. Sahara Olive Oil wangi zaitunnya soft , lebih ringan dibanding dengan seri olivenya wardah. De Boreh wangi green tea yang soft, really soft. Kalo diurutin, gw suka de Boreh, Sahara, Cempaka Bali Spa, dan terakhir Purbasari.


Dari segi tampilan, jelas de Boreh juara. Dengan warna ijo-biru pastelnya ditambah dengan ada butirbutiran hitam yang ternyata biji strawberry, terus teksturnya yg mirip jelly bikin body scrub de Boreh terlihat seperti produk mahal! Kemasannya juga cukup catchy, berasa beli produk body care Negara barat sana.



Dari segi aftereffect pemakaian, tebak? Harusnya readers bias nebak mana yang paling OK diliat dari teksturnya aja.

Cempaka Bali Spa ini adalah jar kedua gw setelah yang coconut. Di posting MY JULY 2012 Routine gw, udah gw review sedikit kalo si Cempaka Bali Spa ini gw jadiin masker badan karena terkturnya yg sangat ruiny. Ternyata untuk varian yang jasmine, meskipun samasama bikin kulit kering dan terlampau keset setelah perontokan daki, tekstur varian jasmine lebih kental dari yang coconut. Cuma ya itu tadi, karena kurang creamy dan terlampau kecilnya scrub, kulit gw memanas habis luluran garagara gada pelumas saat gw gosokgosok ini lulur. So, Cempaka Bali Spa tetap akan gw jadikan sebagai masker badan aja. Cuma efek mencerahkannya lumayan heboh, baru gosok beberapa kali, langsung keliatan cerahnya.

Purbasari teksturnya hamper sama dengan Cempaka bali Spa, tapi untuk urusan ngerontokin daki, Purbasari ga semenyakitkan Cempaka Bali Spa. Gosok ga terlalu keras daki udah keluar. Cuma kulit tetep sama keringnya dengan setelah pake Cempaka Bali Spa. Efek mencerahkannya ga sebagus Cempaka Bali Spa. Warna daki yang rontok masih putih, ga bias dibedain itu sebenrnya kulit mati yang ke angkat atau lulurnya yang ngelotok.

Sahara dan de Boreh samasama punya efek yang biking gw tercengang. Pas gw apply dan gosok dikit, duaduanya samasama mengangkat daki ga pake lama, ga pake perih gosoknya. Dan daki yang keluar warnanya coklat kehitaman! Woowww, beneran kulit mati yang keluar kali yaaa~~ Bedanya Sahara mengangkat daki lebih banyak, tapi de Boreh bikin kulit kenyal dan moist habis semua daki ke angkat. Meskipun belum dibilas loh! de Boreh efek mencerahkannya lebih kentara disbanding Cempaka Bali Spa. Pantes aja sih, de Boreh memang ada tulisan exfoliantnya di kemasan.


Dengan wanginya yang soft, warnanya yang elegant , harganya yang muraaaaah, dan aftereffect nya yang berasa kaya langsung dipakein body butter saking glowy + moistnya, gw menobatkan si de Boreh Body Scrub sebagai my Holy Grail for Body Scrub product!



NY's thought..
my rank,
  1. de Boreh Green Tea Body Scrub
  2. Sahara Olive Oil Body Scrub
  3. Cempaka Bali Spa Jasmine Budy Scrub
  4. Purbasari Lulur Mandi Putih

REPURCHASE ?
hmm, de Boreh, Sahara, and Cempaka Bali Spa yes. Nope for Purbasari.